Mengenal Fungsi dan Penggunaan Rumus IF Pada Microsoft Excel

Mengenal Fungsi dan Penggunaan Rumus IF Pada Microsoft Excel – Microsoft office merupakan bagian dari program windows yang difungsikan dalam hal pemberkasan dan dokumentasi. Dari sejumlah aplikasi yang ada pada microsoft office, aplikasi word, excel dan power point menjadi aplikasi yang paling sering digunakan untuk urusan pemberkasan. Sementara dalam penggunaanya, ketiga aplikasi ini memiliki fitur dan penggunaan yang berbeda-beda. Bila dibandingkan dari segi penggunaannya, excel memiliki fitur yang cukup banyak untuk soal pemberkasan meliputi perhitungan data kuantitas, rata-rata, logika dan lain sebagainya. Menyinggung tentang kegunaan microsoft excel, terdapat beberapa rumus yang dapat di input melalui aplikasi ini yang dipergunakan untuk keperluan statistik yang bersifat numerik dan logik. Salah satu yang akan di bahan dalam artikel kali ini adalah rumus statistik yang bersifat logik berupa penggunaan rumus IF di microsoft excel.

Rumus IF di microsoft excel memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam membuat berkas data yang menyatakan tentang kondisi semisal rekapitulasi data yang membutuhkan timbal balik berupa jawaban benar atau salah, lulus atau tidak lulus dan lain sebagainya. Seperti contoh sekumpulan data dari nilai ujian siswa yang akan dicari tahu apakah masuk dalam kriteria standar kelulusan atau tidak. Dengan menggunakan rumus IF dan mengatur kriterianya maka akan menghasilkan respon otomatis seperti yang dimaksud berupa jawaban lulus atau tidak lulus.

Melalui rumus IF ini, penialian yang mengacu pada hasil sebuah keputusan (benar/salah atau lulus/tidak lulus) akan memunculkan hasil keputusan secara tepat berdasarkan hitungan matematisnya.

Sebagai gambaran, berikut ini kami hadirkan beberapa contoh rumus IF di microsoft excel yang digunakan untuk menentukan lulus atau tidaknya siswa dari hasil nilai ujian yang didapat.

  • Jalankan microsoft excel di komputer anda. Kemudian buat tabel data pada worksheet dengan urutan siswa, nama siswa, nilai ujian dan keterangan/kriteria kelulusannya.
  • Bila table worksheet sudah diisi dengan berkas data tersebut, selanjutnya anda dapat memasukkan rumus logika (IF). Namun sebelumnya anda harus menentukan nilai minimal kelulusannya terlebih dahulu. Misalnya nilai kurang dari 7 masuk kriteria tidak lulus sementara nilai 7 atau di atasnya dinyatakan lulus, maka rumus logika yang bisa di input adalah =IF(D3>70,”LULUS”,”TIDAK LULUS”). Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya.

  • Sementara penggunaan rumus logika dari IF menggunakan formula berbeda dengan yang sebelumnya apabila terdapat rekapitulasi nilai ganda seperti contoh nilai UTS dan UAS. Untuk dapat menghasilkan keputusan lulus atau tidaknya siswa melalui dua nilai ujian tersebu, maka anda dapat menggunakan rumus logika dari IF dengan memasukkan formula berupa =IF((D3+E3)/2>=69,”LULUS”,”TIDAK LULUS”. Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Baca juga :

Demikian ulasan singkat dari alitekno.com sampaikan mengenai fungsi rumus if pada microsoft exel, semoga memberikan manfaat buat anda. Terima kasih.

Mengenal Fungsi dan Penggunaan Rumus IF Pada Microsoft Excel | ali sukses | 4.5